Teknik Berlari Di Dalam Air

Apakah Anda seorang atlet kelas dunia atau individu biasa yang mulai melakukan program kesehatan atau kebugaran, ada beberapa teknik dasar yang perlu dipertimbangkan agar Anda dapat memaksimalkan manfaat dari program berlari di dalam air. Pola berlari di dalam air hampir identik dengan pola berlari di darat.


Catatan:
Pusat gravitasi Anda di atas tanah berada di pinggul. Dalam air pusat apung Anda berada di paru-paru. Untuk mendapatkan manfaat dari perubahan ini. Anda perlu melatih tubuh Anda untuk menggunakan otot-otot perut Anda mempertahankan postur vertikal yang benar.

Sudut Tubuh

Berlari dengan tubuh bagian atas doyong terlalu jauh ke depan adalah kesalahan yang paling umum dilakukan oleh pemula. Postur ini menggulang Anda menjadi bola kecil dan membatasi gerakan (gambar 2). Luruskan postur tubuh Anda dengan membusungkan dada dan visualisasikan garis lurus dari atas kepala sampai batang tubuh Anda dalam garis vertikal yang sempurna. Ini dapat dibantu dengan membayangkan ada sebuah balon helium menarik kepala Anda keluar dari air sampai Anda tegak vertikal. Sesuaikan sudut tubuh Anda sehingga sekitar 3 derajat vertikal ke depan (gambar 1).

Gerakan Tangan
Ayun lengan dari bahu secara relaks, seperti gerak pendulum dengan siku sekitar tiga 7,5 cm keluar dari sisi tubuh Anda. Mulailah dengan lengan bawah dengan sudutyang benar ke lengan atas dan ibu jari sekitar 5 cm di bawah permukaan air. Dengan siku dekat dengan sisi tubuh Anda,pindahkan ibu jari ke bawah saat Anda mengayun siku kembali sampai jempol mencapai pinggul. Kembali ke posisi awal dengan ibu jari 5 cm di bawah permukaan air untuk menyelesaikan 1 putaran. Aksi lengan bergerak bolak-balik dua jempol seperti gerakan pendulum pada jam kuno. Sangat penting bahwa tangan tidak melintas di depan tubuh, karena menjadi gerak yang terbuang sia-sia.

Gerakan Kaki
Langkah dimulai dengan mengangkat paha hingga 70-80 derajat terhadap pinggul dengan sudut  lutut sudut yang benar - sekitar 90 derajat. Kaki yang berada langsung di bawah lutut dengan telapak kaki mendatar sehingga dapat mendorong air ke bawah. Brennan menyamakan gerakan ini dengan menginjak buah anggur yang langsung di bawah Anda. Ketika kaki Anda telah mencapai ekstensi penuh, biarkan berayun kembali sedikit di belakang tubuh Anda. Kemudian angkat tumit Anda cepat menuju bokong Anda saat Anda menekuk lutut Anda dan memutar lutut Anda ke depan dan dalam posisi untuk mendorong lurus ke bawah untuk siklus berikutnya. Pastikan bahwa kaki bagian bawah Anda tidak menjorok di depan tubuh seperti melangkah maju yang mirip dengan melangkah di darat.

Fokuslah pada gerakan naik - turun kaki Anda dan menjaga postur tegak. Hal ini memungkinkan gerakan kaki Anda cepat dan efisien yang dapat bervariasi sesuai dengan kecepatanyang Anda inginkan. Sesuaikan waktu ayun kaki Anda ke tingkat tenaga yang diperlukan dalam latihan Anda. Ingat! Jangan mencoba untuk bergerak cepat melintasi air dengan mendoyongkan tubuh Anda ke depan dan kaki bagian bawah lutut Anda menjangkau ke depan. Ini akan membatasi waktu ayun Anda, mengurangi efisiensi lari, dan mengurangi efek latihan dari usaha Anda.

Ketika Anda berlatih teknika berlari di kolam renang, mulailah dengan lambat. Gunakan rentang penuh gerak dan hindari menyilangkan lengan dan kaki di depan tubuh Anda. Setelah Anda menguasai teknik berlari di dalam air, Anda dapat meningkatkan kecepatan. Dengan sedikit latihan, berlari di air akan membantu teknik berlari Anda di darat.

Kami Hadir di Bukalapak

WJB hadir di Tokopedia

    Tentang Water Jogging Belt

    Page Count

    About Me

    Hillon I. Goa, Konsultan & Trainer: Transformasi Bisnis/Organisasi Publik, Manajemen Perubahan dan Leadership In Crisis.

    Alamat: Kec. Pinang - Tangerang
    Telp. 08129323182
    Email: hillon@consultant.com


    Hillon I. Goa